“Jangan Remehkan Saya”

Posted: 5 January, 2011 in Uncategorized

“Jangan katakan aku tak bisa, sebelum aku memulainya, sudah ku katakan, aku akan mencobanya.” Teringat kata-kata kim tag ghoo di serial drama korea “baking king kim tag ghoo”. Kalimat itu seperti meluapkan energi positif tentang keoptimisan. Memang seharusnya mental seperti itulah yang kita miliki. Bukan mental “tempe” yang menakuti suatu hal, bahkan sebelum kita mencoba hal tersebut.

Sering kali, karena jiwa pesimis yang sudah mendarah daging, kita tak berani melakukan sesuatu yang sebenarnya bisa kita lakukan. Nah dari situlah yang saya yakini, awal munculnya kegagalan yang terus-menerus. Kegagalan bukan karena telah berusaha. Tapi kegagalan karena tak bisa berusaha. Mungkin, sebenarnya kita memiliki peluang yang sangat besar untuk memenangkan sebuah pertandingan. akan tetapi kaena kepesimisan kita telah mengalahkan kita terlebih dahulu, akhirnya kita kalah telak di pertandingan itu. ingat, kita kalah bukan karena kita tidak bisa, tapi karena kita telah memvonis bahwa diri kita tak akan bisa melakukannya.

Ada pepatah, kata2 adalah do’a. Bagi sebagian besar, mungkin tak kan mempercayai pepatah tersebut. Tapi bagiku, pepatah tersebut sangat realistis. kenapa? karena dari kata yang kita ucapkan, akan mensuggesti diri kita, yang kemudian diolah menjadi keoptimisan. Dari sirulah awal kemenangan kita. Ya. karena kita telah berhasil mengalahkan mental “tempe” kita.

Aku percaya, bahwa apa yang akan terjadi nanti, sedikit banyak ditentukan oleh kata2 kita sekarang. Jika ada suatu hal yang menantang, dan semua orang yakin kamu tak kan bisa, katakan saja “Jangan remehkan saya. Saya akan mencobanya.”

Dan buuuuummmm, semangat yang menyala2 akan ada pada diri kita, yang kemudian akan menjadi kekuatan bagi kita. Dan, apapun yang terjadi nanti, setidaknya kita tidak akan menyesal, karena kita telah berusaha sebisa mungkin.

Jadi, tetap tanamkan pikiran2 positif dalam diri kita. Sehingga kita bisa melihat segalanya menjadi indah.

seperti kata sebuah pepatah, “Karena nila setitik, rusak susu sebelanga.”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s